Jumat, 29 November 2019



Nama: Sri Rahayu
Nim: 11901266




CERITA KEHIDUPAN SI PEMALU


   Namaku syifa,  aku tinggal di pedesaan yang terpencil, aku mempunyai sifat yang susah untuk bergaul dengan lingkungan disekitar, di sekolah, maupun di tempat-tempat umum.  Aku ini orangnya sangat pemalu, tidak memiliki keberanian untuk ngomong duluan ke orang lain yang belum dikenal baik di sekolah maupun di rumah aku memang terkenal dengan sifat pendiamku ini. Dan banyak teman di sekolahku dan di kelasku yang sering membully diriku tetapi aku hanya terdiam dan tidak berani untuk melawan bully an mereka terhadap diriku.
    Sejak aku SD, aku sering dijauhi sama teman-teman ku sendiri dan mereka mengatai diriku.  Akupun langsung menangis dan sesampainya di rumah aku tidak langsung memberitahu ibuku,  karena aku tidak ingin mengecewakan ibuku yang paling aku sayang.  Karena aku pikir  kita masih kecil dan aku hanya menganggap ini hanyalah candaan bisa yang dilakukan oleh temanku tapi lama kelamaan cendaan ini melewati batasannya.  Dan akupun langsung mengadukan hal ini kepada guruku dan ibuku karena aku sudah tidak kuat dengan bully an dari teman-temanku, apalah daya ku yang hanya jadi anak pendiam ini.
     Dan aku pun merasakan sedikit lebih lega, karena akan memulai di kehidupan yang baru di SMP karena tidak akan mendengarkan atau terkena bully an mereka lagi, tetapi semua ini di luar ekspektasi ku. karena di awal-awal masuk memang tidak terjadi apa-apa tetapi setelah aku naik di kelas 3 SMP aku mengalaminya lagi, karena sebagian temanku yang di SD satu sekolah denganku di SMP, dan sampai kini mereka masih mengatai diriku ini.
    Aku juga sering nangis sendirian di kelas, memang ada teman-teman yang Setia kepadaku tetapi dia juga tidak bisa berbuat atau melakukan tindakan apa-apa. Aku sadar aku ini orangny tidak cantik, pemalu, dan juga pendiam. Tetapi disini aku berusaha untuk sabar dan ikhlas, mungkin di balik ini ada hikmah atau pelajaran yang bisa aku ambil untuk merubah diriku menjadi  sosok yang lebih berani dan tidak pemalu lagi karena aku ingin menjadi orang yang sukses tanpa harus malu.

Sabtu, 16 November 2019

PENDIDIKAN AGAMA ISLAM PADA PEMUDA ZAMAN SEKARANG.
Oleh: Sri rahayu
Nim : 11901266

Menurut pendapat saya, Pendidikan Agama Islam untuk pemuda zaman sekarang ini kurang baik karena pemuda zaman sekarang tingkah lakunya kurang mencerminkan seorang pemuda yang baik dan sopan. Contohnya sering membohongi orang tuanya salah dalam memilih pergaulan sehingga pengaruh atau dampak nya yaitu mempengaruhi akhlak mereka. Maka dari itu Pendidikan Agama Islam sekarang ini harus atau lebih ditekankan lagi terutama pada pelajaran akhlak Karena kalau saya lihat anak zaman sekarang Ini kebanyakan tidak terjamin alatnya dan masih perlu bimbingan dari gurunya.

Menurut saya, Pendidikan Agama Islam ialah suatu pembelajaran yang membahas tentang pendidikan agama Islam dan materi tentang Apa itu pendidikan Islam sehingga kita bisa mengetahui apa itu Pendidikan Agama Islam tersebut.
Menurut Zakiah Drajat jadikan agama Islam adalah suatu usaha untuk Membina dan mempengaruhi peserta didik agar senantiasa dapat memahami ajaran Islam secara menyeluruh. Lalu menghayati tujuan agar dapat mengamankan serta menjadikan Islam sebagai pandangan hidup.

Qs. Asy-syu'ara:214
yang artinya: "Dan berilah pernyataan kepada kerabat-kerabatmu yang terdekat"
Ayat ini menjelaskan bahwa seorang guru harus memberikan secara seimbang tidak membedakan mana yang kaya dan mana yang miskin atau menganggap semuanya sama guru wajib mengajar kepada anak didik siapapun yang melanggar atau tidak sesuai dengan kaidah yang telah diajarkan.

1. Sholat. Sholat adalah salah satu ibadah wajib yang diperintahkan oleh Allah SWT.
2. membaca alquran. Alquran harus dibaca dan dipelajari untuk dijadikan awal dalam kehidupan sehari-hari.
3. Saling memberikan atau berbagi ilmu pengetahuan yang kita miliki kepada teman atau sama manusia.

Sabtu, 19 Oktober 2019

NAMA: SRI RAHAYU
KELAS: PAI/E
NIM    : 11901266
TUGAS BAHASA INDONESIA.


LITERASI DAN PEMBUKAAN KEGIATAN PONTIANAK
 CREATIVE & CULINARY FASTIVAL 2019

Seperti biasanya di hari Senin tanggal 14 Oktober 2019 adalah jadwal mata kuliah Bahasa Indonesia yaitu dengan dosen pengampu Ibu Farida Aditya,m.pd. kegiatan belajar mengajar biasanya dilaksanakan di dalam kelas atau ruangan tetapi kali ini tempat atau lokasi perkuliahan dialihkan ke Mega Mall Ayani Pontianak pada mata kuliah Bahasa Indonesia kali ini kami diberikan tugas untuk melakukan kunjungan festival literasi Sesuai dengan jadwal masing-masing, jadi Kami mahasiswa FTIK kelas sepakat untuk pergi ke festival literasi tersebut pada hari Rabu 16 Oktober 2019 yaitu sekitar jam 10: wib. sebelum pergi ke mall saya dan teman-teman berkumpul terlebih dahulu, dan dari kampus kami pergi bersama-sama tetapi sudah di jalan kami akhirnya berpencar ada yang sudah di depan dan ada yang juga yang tertinggal jauh di belakang. Setelah sampai di Mega Mall Ayani Saya tidak langsung ke tempat acara festival tersebut, melainkan kami masuk kedalam mall. Kami pergi ke salah satu toko buku yang ada di mall atau Gramedia karena acara festival tersebut dilaksanakan pada jam 10.30 wib dan selesai pada jam 14:00 WIB lokasinya di halaman parkir Mall Ayani.
Tidak lama kemudian acara literasi pun dimulai pada hari ini yaitu pada tanggal 16 Oktober 2019, merupakan kegiatan dengan tema peluncuran buku bersama penulis Kalimantan Barat. Dan Kami mahasiswa PAI/E duduk di kursi depan.
Pada hari ini di launching buku ini ada sekitar 30 judul buku dari beberapa penulis yang walaupun hari ini para penulisnya tidak hadir semua tapi alhamdulillah ada yang menempatkan diri dari kesibukannya. Dan pada siang hari ini tidak cuma rangkaian launching buku tetapi banyak sekali pertunjukan pertunjukan yaitu dari adik-adik pelajar dan juga dari pegiat literasi yang ada di Kalimantan Barat.
Berikut ini adalah penyampaian atau kata sambutan dari ibu Ketua buku bazar literasi Kalimantan Barat yaitu ibu emiliana. Maksud dan tujuan diadakannya peluncuran buku pada pagi hari ini adalah. Kami ingin mengenalkan penulis-penulis yang hebat beserta karya-karyanya dan kita semua bisa mengenali Siapa siapa saja yang sudah menulis membuat karya dan Karena itulah kami membuat acara peluncuran buku penulis Kalimantan Barat. Dan juga mengharapkan dengan adanya acara ini kreativitas para penulis Kalbar semakin produktif, dan masyarakatnya mempunyai keinginan untuk menjadi penulis penulis yang hebat terutama pada generasi generasi muda zaman sekarang ini.Pada kali ini ada 9 orang penulis dengan karya- karyanya.

  1. Eka damayanti: Lidah saya lidah melayu,  love behind the side, the power of single mom, rahabiah tentang Cinta,hemoglobin Cinta. 
  2. Ibu tuti Eka jayanti: hijau premia, antologi langit bumi arwana, perempuan inspirasi Kalimantan barat, finally i found you. 
  3. Ibu inun bell: pengundi maut, Cinta seorang hacker, budak jelita, kepak sayap kasih, perempuan disisi waktu seribu warna tentang ayah, selaksa teror. 
  4. Ibu Dewi kapita Sari: antologi seratus duapuluh jam, dan antologi journey of life. 
  5. Ibu ela Amalia parantika: belenggu haru bara renjana, journey of life. 
  6. Ibu Eka yuliyanti: breakley personality. 
  7. Ibu Eka pabertay: rujak Cinta ibu peri, antologi romansaa satu atap. 
  8. Ibu dede yeti: antologi cerpen senja itu maghrib, dan antologi puisi kupu-kupu cokelat, antologi bersama journey of life.
  9. Ibu juniawati: diary mak rempong, menertawakan drama, sistem penyiaran di Indonesia. 
Menurut ibu Eka yaitu salah satu penulis yang ada di Kalimantan barat yaitu generasi kedepan harus suka membaca, karena dengan membaca insyaallah kita lebih banyak tau dan lebih banyak mendapatkan ilmu, karena untuk hidup, kita harus punya ilmu, dan untuk bisa berhasil kita harus mempunya ilmu. Bagaimana pun juga kalau kita tidak suka belajar, masa depan kita akan menjadi gelap dan hancur, karena untuk bertahan hidup membutuhkan ilmu, salah satunya kita mendapatkan ilmu dari buku, karena ilmu adalah segalanya.
Setelah selesai penyampaian pesan dari salah satu penulis tersebut kami sebagai audiens di perlihatkan buku dari hasil karyanya, dan kami mahasiswa kelas E juga diberikan salah satu buku dari para penulis. Terima kasih banyak untuk para penulis Kalimantan barat yang hebat dan kreatif, semoga dengan adanya kalian kami sebagai generasi penerus bangsa menjadi termotivasi untuk lebih giat untuk membaca buku, dan bisa menjadi penulis seperti kalian.

Selasa, 08 Oktober 2019

Resume Sistematika Penulisan Skripsi Mahasiswa PAI/FTIK IAIN Pontianak di Perpustakaan IAIN Pontianak.
Nama: Sri Rahayu
Kelas : E
Prodi : pendidikan Agama Islam
Nim   : 11901266


PROFIL PENDIDIKAN DAN KEAGAMAAN PADA MASYARAKAT MULTI ETNIS KECAMATAN CAPKALA KABUPATEN BENGKAYANG
(TINJAUAN PENDIDIKAN DAMAI)


SKRIPSI 


OLEH:
CIKAL RIANDILCHA SURYA AGENG
NIM:1141110110



PROGRAM STUDI PENDIDIKAN AGAMA ISLAM FAKULTAS TARBIYAH DAN ILMU KEGURUAN (FTIK) INSTITUT AGAMA ISLAM NEGERI (IAIN) PONTIANAK 
TAHUN 2019 M/1440 H.





MOTTO

Tidak ada masalah yang tidak bisa di selesaikan selama ada komitmen bersama untuk menyelesaikannya
Berangkat dengan penuh keyakinan Berjalan penuh dengan keikhlasan Istiqomah menghadapi cobaan 
Yakin, ikhlas, istiqomah



ABSTRAK 

CIKAL RIANDILCHA SURYA AGENG: profil Pendidikan Dan Keagamaan Pada Masyarakat Multi Etnis Kecamatan Capkala Kabupaten Bengkayang (Tinjauan Pendidikan Damai).  Jurusan Pendidikan Agama Islam (PAI)  Fakultas Tarbiyah Dan Ilmu Keguruan (FTIK) institut Agama Islam Negeri (IAIN) Pontianak, 2018.
Penelitian ini dilatarbelakangi bahwa, masyarakat multi etnis cidayu kecamatan capkala yang hidup dalam keberagaman tanpa adanya konflik antar suku, etnis dan agama. Masyarakat cidayu sangat menjunjung tinggi nilai-nilai kebersamaan dan keberagaman tersebut untuk menciptakan keharmonisan dan kedamaian dalam menjalani kehidupan. Hal ini di dasari oleh pendidikan dan keagamaan mereka masing-masing. Peneliti tertarik untuk mengkaji profil pendidikan dan keagamaan masyarakat multi etnis kecamatan capkala kabupaten Bengkayang.
Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah deskriptif kualitatif dengan menggunakan pendekatan Grounded Research. Sumber data yang digunakan yaitu dokumen profil pendidikan dan keagamaan kecamatan capkala kabupaten Bengkayang sedangkan data sekunder di peroleh melalui data secara tidak langsung dari media perantara (pihak lain). Teknik pengumpulan datanya yaitu wawancara dan dokumentasi.
Analisis data dalam penelitian ini yaitu menggunakan pengumpulan data, reduksi data, display data dan verifikasi data sedangkan pemeriksaan keabsahan data dalam penelitian ini menggunakan perpanjangan pengamatan, triagulasi dan member cheek.
Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa, 1). Profil pendidikan masyarakat etnis cidayu kecamatan capkala mulai dari sekolah dasar (SD) sebesar 39%, jenjang sekolah menengah pertama (SMP) sebesar 23%, jenjang sekolah menengah atas (SMA) sebesar 13%, jenjang D3 sebesar 1% dan jenjang S1 sebesar 2%. Sedangkan yang belum/tidak sekolah sebesar 22%.
2). Keagamaan masyarakat multi etnis cidayu kecamatan capkala yang di dominisi pemeluk agama khatolik sebesar 50%, kristen 17%, islam 16% dan khonghucu sebesar 7%.
3). Sedangkan tinjauan pendidikan damai pada masyarakat multi etnis cidayu kecamatan capkala yaitu,  a). Nilai keadilan. b). Sikap saling menghargai. c). Sikap saling mencintai. d). Kerja sama. e). Toleransi.
Kata kunci:  Profil pendidikan, profil keagamaan, multi etnis.




DAFTAR ISIH
   Halaman
ABSTRAK........................................................... i
KATA PENGANTAR........................................ ii
DAFTAR ISI.......................................................V
DAFTAR TABEL.............................................Vii
DAFTAR LAMPIRAN...................................Viii

  BAB 1 PENDAHULUAN
 A. Latar Belakang............................................ 1
B. Fokus Penelitian..........................................4
C. Tujuan Penelitian....................................... 4
D. Manfaat Penelitian.................................... 5

BAB II PENDIDIKAN DAN KEAGAMAAN PADA MASYARAKAT MULTI ETNIS
A. Penelitian Terdahulu................................. 6
B. Pengertian Profil..........................................8
C. Pendidikan.....................................................9
D. Keagamaan..................................................10
E. Masyarakat..................................................10
F. Multi Etnis....................................................12
G. Pendidikan Islam Damai..........................13
BAB III METODE PENELITIAN 
A. Jenis Penelitian.........................................15
B. Lokasi dan Waktu.................................... 16
C. Sumber Data.............................................. 16
D. Teknik Pengumpulan Data.................... 17
E. Teknik Analisis Data................................ 18
F. Teknik Pemeriksaan Keabsahan Data.20

BAB IV PAPARAN DATA DAN PEMBAHASAN 
A. Gambaran Umum Lokasi Penelitian....22
B. Paparan Data............................................. 24
C. Pembahasan.............................................. 34

BAB V PENUTUP
A. Kesimpulan................................................64
B. Saran............................................................65
DAFTAR PUSTAKA.........................................66


BAB DAN SUB BAB


BAB 1PENDAHULUAN
A. Latar Belakang
B. Fokus Penelitian
C. Tujuan penelitian

BAB II PENDIDIKAN DAN KEAGAMAAN PADA MASYARAKAT MULTI ETNIS
A. Penelitian Terdahulu
B. Pengertian Profil
C. Pendidikan
D. Keagamaan
E. Masyarakat
F. Multi Etnis
G. Pendidikan Islam Damai


BAB III METODE PENELITIAN
A. Jenis Penelitian
B. Lokasi dan Waktu
C. Sumber Data
D. Teknik Pengumpulan Data
E. Teknik Analisis Data
F. Teknik Pemeriksaan Keabsahan Data

BAB IV PAPARAN DATA DAN PEMBAHASAN
A. Gambaran Umum Lokasi Penelitian
B. Paparan Data
C. Pembahasan

BAB V PENUTUP
A. Kesimpulan
B. Saran




DAFTAR PUSTAKA 

1.Muhammad Burhanuddin .2016. Toleransi antar umat beragama islam dan " TRI DHARMA" (studi kasus di desa karang turi kecamatan lasem kabupaten Rembang). Semarang. Universitas Islam Negeri Walisongo Semarang. 
2. Muhammad fathurrohman. 2015. Budaya religus dalam peningkatan mutu pendidikan Yogyakarta: kalimedia.
3. Eko handoyo, dkk 2015. Studi masyarakat Indonesia Yogyakarta: penerbit ombak.
4. Eka Hendry AR. 2017. Api Dalam Islam Pontianak. IAIN Pontianak. Press.
5. Eka Hendry AR. 2016. Berbagi peran perdamaian. Pontianak IAIN Pontianak. Press.
6. Mudjia Raharjo. 2011. Memahami (sekali lagi) grounded Research, pulau seribu UIN Maulana Malik Ibrahim Malang (skripsi).
7. Sugiyono. 2013. Metode penelitian kuantitaf kualitatif dan R&D. Bandung: Al: Fabeta.
8. Harun Rasyid. 2000. Metode penelitian kuantitaf dalam bidang ilmu sosial dan agama.  Pontianak FKIP Untan.
9. Muhamad Al. Khazandar. 2009. Persaudaraan sesama muslim. Jakarta. Islamic Hourse (jurnal).
10. Abu Bakar. 2015. Konsep Toleransi Dan Kebebasan Beragama. UIN Sultan Syarif Kasim Riau (jurnal).



10 KUTIPAN



1. Menurut muhammad  Burhaudin (2016) penelitian adalah mengetahui stereotep antara umat beragama islam Dan "Rri Dharma".yaitu umat TITD, masih di ragukan nasionalmenya kepada negara ini, sebab masih memagang tradisi dan ciri khas china ,dan menguasai lahar ekonomi. 

2.Menurut Muhammad Fathurruhaman (2015-3) menyelesaikan bahwa "pendidikan agama berfungsi mempersiapkan sesoramg menjadi anggota masyarakat yang memahami dan mengamalkan nilai-nilai ajaran agamanya dan/atau menjadi ahli ilmu agama. 

3.Menurut Eko Handoyo, dkk(2015:1) mengatakan bahwa: defenisi "masyarakat" sangat beragam .

4.menurut Eka Hendry AR(2017:2) mengatakan bahwa : islam merupakan agama yang memprumuskan nilal-nilal perdamaian, hal tersebut secara eksplisit dapf dijumpai dalam  kandungan ayat -ayat Al-quran. 

5.Menurut Eka Hendry AR (2016:68) mengatakan bahwa dalam literature barat istilah pendidikan damai bukan merupakan istilah baru. Karena sudah banyak pihak yang membincangkan, menyeimbangkan dan bahkan menulis gagasan dan aksi pendidikan damai. 

6.Menurut Mudjla Raharjo (2011:04): Teori yang dihasilkan lewat kerja yang sistematika dan sistematika itu disebut grounded theory ,dan model penelitian disebut grounded research. 

7.Menurut Sugiyono (2013:240): Dokumen merupakan catatan peristiwa yang sudah berlalu. 

8. Menurut tearun rasyid (2000:42): penarikan kesimpulan merupakan pemahan peneliti, dalam penelitian ini ditiunjukan agar peneliti berusaha untuk mencapai makna dari data yang terkumpul. 
9. Menurut Mahmud Muhammad Al-Khazandar (2009:01). Mengatakan bahwa, hubungan antara Cinta dan  persaudaraan adalah hubungan yang sangat kuat. 
10. Menurut Abu Bakar (2015:01). Mengatakan bahwa, istilah toleransi dalam konteks sosial budaya dan agama berarti sikap dan perbuatan yang melarang adanya terhadap kelompok atau yang berbeda dalam suatu masyarakat, seperti toleransi dalam beragama, dimana kelompok agama yang mayoritas dalama suatu masyarakat, memberikan tempat bagi kelompok agama lain untuk hidup di lingkungannya. 


LAMPIRAN FOTO 





 










Sabtu, 05 Oktober 2019

Tugas observasi bahasa Indonesia Sri rahayu

Sabtu, 5 oktober 2019.Tugas observasi bahasa indonesia sri rahayu
Tugas Observasi bahasa Indonesia
Nama          : Sri rahayu
Prodi/ kelas: PAI/E
No Nim        :11901266
Observasi prinsip dan penggunaan EYD/PUEBI pada kain rentang/spanduk, benner, papan nama, poster, stiker, dan lain-lain di lingkungan masyarakat.

1.foto
Alamat : mempawah
Waktu  : Sabtu 5 oktober 2019. Pukul 10.00
Analisis: Menggunakan kata tidak baku yang tidak sesuai kaidah bahasa Indonesia yang talah di tentukan.
Cokelat : Nyoklat
Buat      : Bikin
Sumber buku EYD

2. Foto


Alamat : jalan dokter rubini Mempawah
Waktu  :sabtu 5 oktober 2019. Pukul 10.00
Analisis:Menggunakan kata tidak baku yang tidak sesuai kaidah bahasa Indonesia yang telah di tentukan.
Warung : Kedai
Sumber buku EYD

3. Foto

Alamat  : Mempawah
Waktu   :Sabtu 5 oktober 2019. Pukul 10.00
Analisis :Menggunakan kata tidak baku yang tidak sesuai kaidah bahasa Indonesia yang telah di tentukan.
Kita : Kite
Dan sebenarnya bacaan TERASKITE itu harus di beri jarak/spasi agar mudah membacanya, contohnya TERAS KITE
Sumber buku EYD

4. Foto

Alamat : Jalan Ahmad yani
Waktu  : 3 oktober 2019. Pukul 10.40
Analisis: Tidak menggunakan tanda hubung (-) pada nomor telepon. Contohnya:
0812-5511-811.

5. Foto

Alamat: jalan antibar mempawah
Waktu :sabtu 5 oktober 2019. Pukul 10.00
Analisis: menggunakan kata tidak baku yang tidak sesuai kaidah bahasa indonesia yang di tentukan.
Hancur : Ancoree
Kita       : Kite
Tidak    : Tak
Ada       : Ade
Menonton: Nonton
Saja       : jak
 Dan seharusnya acara 17an tidak di singkat, tetapi harus di tulis dengan lengkap, seperti acara 17 agustus.
 Sumber buku EYD

6.Foto
Alamat : jalan letjend suprapto
Waktu  : 3 oktober 2019. Pukul 10.40
Analisis menggunakan kata tidak baku yang tidak sesuai dengan kaidah bahasa Indonesia yang di tentukan
Tongkrong : Nongkrong
Sumber buku EYD

7. Foto

Alamat : jalan dokter rubini
Waktu  : Sabtu 5 oktober 2019.pukul 10.00
Analisis: menggunakan kata tidak baku yang tidak sesuai dengan kaidah bahasa Indonesia yang di tentukan.
Ambulans : Ambulance
Sumber buku EYD.

8. Foto
Alamat : Mempawah
Waktu  : Sabtu 5 oktober 2019. Pukul 10.00
Analisis: menggunakan kata tidak baku yang tidak sesuai kaidah bahasa Indonesia yang di tentukan.
Komputer : Computer
Sumber buku EYD.

9.Foto
Alamat : jalan perdana
Waktu  : kamis 3 oktober 2019. Pukul 10.00
Analisis: seharusnya kata (dan)  harus di awali dengan huruf kapital di awal kalimat, karena kalimat yang lain, awalanya menggunakan huruf kapital contohnya: Menangkan Rumah (Dan) Ratusan Hadiah Diundi Setiap Bulan.

10.Foto

Alamat : jalan dokter rubini mempawah
Waktu  : sabtu 5 oktober 2019. Pukul 10.00
Analisis:menggunakan kata tidak baku yang tidak sesuai kaidah bahasa Indonesia yang di tentukan.
Apotek : Apotik
Sumber buku EYD.



Sabtu, 21 September 2019

PENGALAMAN BAHASA

Assalamualaikum para pembaca
Semoga kalian selalu diberikan kesehatan serta dilancarkan segala urusannya... Amin

Hallo perkenalkan nama saya sri rahayu, saya terlahir dari pasangan suami istri yang bernama jamhari dan suharti. Saya anak ke-4 dari empat bersaudara. Saya tinggal di desa pasir panjang kecamatan mempawah timur kabupaten mempawah. Di desa itulah saya dilahirkan dan dibesarkan, semenjak kecil saya selalu menggunakan bahasa melayu sebagai bahasa melayu sebagai bahasa untuk berkomunikasi kepada teman-teman saya dan masyarakat sekitar.  Bahasa melayu merupakan bahasa pertama yang ibu saya ajarkan kepada saya. Di desa saya masyarakatnya semuanya menggunakan bahasa daerah untuk berkomunikasi. Saya baru mengenal bahasa Indonesia semenjak saya menginjak bangku sekolah dasar, di sekolah saya diajarakan oleh guru saya bagaimana cara berbahasa Indonesia dengan baik dan benar. Memang pertama-tama cukup sulit bagi saya untuk berkomunikasi dengan menggunakan bahasa Indonesia, karena keseharian saya berbahasa  melayu dan saya tidak tahu apa itu bahasa Indonesia, ternyata bahasa Indonesia adalah bahasa baku adalah bahasa resmi dan sebagai bahasa persatuan bangsa Indonesia dan wajib bagi kita sebagai bangsa Indonesia untuk berbicara bahasa Indonesia, dan lama kelamaan saya saya sudah atau mulai terbiasa bahasa Indonesia.
Selain bahasa melayu saya juga pernah di ajarkan bahasa Jawa, karena pada waktu saya kelas 6 sekolah dasar saya pernah pergi kejawa di kampung halaman ayah saya dan warga disana menggunakan bahasa Jawa untuk berkomunikasi, saya semakin bingung karena saya tidak bisa berbahasa Jawa dan akhirnya mbah saya mengajarkan saya berbicara bahasa Jawa sedikit demi sedikit.
 Sekian cerita pengalaman bahasa saya semoga bermanfaat bagi kita semua, dan apabila terdapat kesalahan kata mohon di maafkan.... Terima kasih
Sri rahayu