Nama: Sri Rahayu
Kelas : E
Prodi : pendidikan Agama Islam
Nim : 11901266
PROFIL PENDIDIKAN DAN KEAGAMAAN PADA MASYARAKAT MULTI ETNIS KECAMATAN CAPKALA KABUPATEN BENGKAYANG
(TINJAUAN PENDIDIKAN DAMAI)
(TINJAUAN PENDIDIKAN DAMAI)
SKRIPSI
OLEH:
CIKAL RIANDILCHA SURYA AGENG
NIM:1141110110
PROGRAM STUDI PENDIDIKAN AGAMA ISLAM FAKULTAS TARBIYAH DAN ILMU KEGURUAN (FTIK) INSTITUT AGAMA ISLAM NEGERI (IAIN) PONTIANAK
TAHUN 2019 M/1440 H.
MOTTO
Tidak ada masalah yang tidak bisa di selesaikan selama ada komitmen bersama untuk menyelesaikannya
Berangkat dengan penuh keyakinan Berjalan penuh dengan keikhlasan Istiqomah menghadapi cobaan
Yakin, ikhlas, istiqomah
ABSTRAK
CIKAL RIANDILCHA SURYA AGENG: profil Pendidikan Dan Keagamaan Pada Masyarakat Multi Etnis Kecamatan Capkala Kabupaten Bengkayang (Tinjauan Pendidikan Damai). Jurusan Pendidikan Agama Islam (PAI) Fakultas Tarbiyah Dan Ilmu Keguruan (FTIK) institut Agama Islam Negeri (IAIN) Pontianak, 2018.
Penelitian ini dilatarbelakangi bahwa, masyarakat multi etnis cidayu kecamatan capkala yang hidup dalam keberagaman tanpa adanya konflik antar suku, etnis dan agama. Masyarakat cidayu sangat menjunjung tinggi nilai-nilai kebersamaan dan keberagaman tersebut untuk menciptakan keharmonisan dan kedamaian dalam menjalani kehidupan. Hal ini di dasari oleh pendidikan dan keagamaan mereka masing-masing. Peneliti tertarik untuk mengkaji profil pendidikan dan keagamaan masyarakat multi etnis kecamatan capkala kabupaten Bengkayang.
Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah deskriptif kualitatif dengan menggunakan pendekatan Grounded Research. Sumber data yang digunakan yaitu dokumen profil pendidikan dan keagamaan kecamatan capkala kabupaten Bengkayang sedangkan data sekunder di peroleh melalui data secara tidak langsung dari media perantara (pihak lain). Teknik pengumpulan datanya yaitu wawancara dan dokumentasi.
Analisis data dalam penelitian ini yaitu menggunakan pengumpulan data, reduksi data, display data dan verifikasi data sedangkan pemeriksaan keabsahan data dalam penelitian ini menggunakan perpanjangan pengamatan, triagulasi dan member cheek.
Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa, 1). Profil pendidikan masyarakat etnis cidayu kecamatan capkala mulai dari sekolah dasar (SD) sebesar 39%, jenjang sekolah menengah pertama (SMP) sebesar 23%, jenjang sekolah menengah atas (SMA) sebesar 13%, jenjang D3 sebesar 1% dan jenjang S1 sebesar 2%. Sedangkan yang belum/tidak sekolah sebesar 22%.
2). Keagamaan masyarakat multi etnis cidayu kecamatan capkala yang di dominisi pemeluk agama khatolik sebesar 50%, kristen 17%, islam 16% dan khonghucu sebesar 7%.
3). Sedangkan tinjauan pendidikan damai pada masyarakat multi etnis cidayu kecamatan capkala yaitu, a). Nilai keadilan. b). Sikap saling menghargai. c). Sikap saling mencintai. d). Kerja sama. e). Toleransi.
Kata kunci: Profil pendidikan, profil keagamaan, multi etnis.
BAB 1PENDAHULUAN
A. Latar Belakang
B. Fokus Penelitian
C. Tujuan penelitian
BAB II PENDIDIKAN DAN KEAGAMAAN PADA MASYARAKAT MULTI ETNIS
A. Penelitian Terdahulu
B. Pengertian Profil
C. Pendidikan
D. Keagamaan
E. Masyarakat
F. Multi Etnis
G. Pendidikan Islam Damai
BAB III METODE PENELITIAN
A. Jenis Penelitian
B. Lokasi dan Waktu
C. Sumber Data
D. Teknik Pengumpulan Data
E. Teknik Analisis Data
F. Teknik Pemeriksaan Keabsahan Data
BAB IV PAPARAN DATA DAN PEMBAHASAN
A. Gambaran Umum Lokasi Penelitian
B. Paparan Data
C. Pembahasan
BAB V PENUTUP
A. Kesimpulan
B. Saran
Penelitian ini dilatarbelakangi bahwa, masyarakat multi etnis cidayu kecamatan capkala yang hidup dalam keberagaman tanpa adanya konflik antar suku, etnis dan agama. Masyarakat cidayu sangat menjunjung tinggi nilai-nilai kebersamaan dan keberagaman tersebut untuk menciptakan keharmonisan dan kedamaian dalam menjalani kehidupan. Hal ini di dasari oleh pendidikan dan keagamaan mereka masing-masing. Peneliti tertarik untuk mengkaji profil pendidikan dan keagamaan masyarakat multi etnis kecamatan capkala kabupaten Bengkayang.
Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah deskriptif kualitatif dengan menggunakan pendekatan Grounded Research. Sumber data yang digunakan yaitu dokumen profil pendidikan dan keagamaan kecamatan capkala kabupaten Bengkayang sedangkan data sekunder di peroleh melalui data secara tidak langsung dari media perantara (pihak lain). Teknik pengumpulan datanya yaitu wawancara dan dokumentasi.
Analisis data dalam penelitian ini yaitu menggunakan pengumpulan data, reduksi data, display data dan verifikasi data sedangkan pemeriksaan keabsahan data dalam penelitian ini menggunakan perpanjangan pengamatan, triagulasi dan member cheek.
Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa, 1). Profil pendidikan masyarakat etnis cidayu kecamatan capkala mulai dari sekolah dasar (SD) sebesar 39%, jenjang sekolah menengah pertama (SMP) sebesar 23%, jenjang sekolah menengah atas (SMA) sebesar 13%, jenjang D3 sebesar 1% dan jenjang S1 sebesar 2%. Sedangkan yang belum/tidak sekolah sebesar 22%.
2). Keagamaan masyarakat multi etnis cidayu kecamatan capkala yang di dominisi pemeluk agama khatolik sebesar 50%, kristen 17%, islam 16% dan khonghucu sebesar 7%.
3). Sedangkan tinjauan pendidikan damai pada masyarakat multi etnis cidayu kecamatan capkala yaitu, a). Nilai keadilan. b). Sikap saling menghargai. c). Sikap saling mencintai. d). Kerja sama. e). Toleransi.
Kata kunci: Profil pendidikan, profil keagamaan, multi etnis.
DAFTAR ISIH
Halaman
ABSTRAK........................................................... i
KATA PENGANTAR........................................ ii
DAFTAR ISI.......................................................V
DAFTAR TABEL.............................................Vii
DAFTAR LAMPIRAN...................................Viii
BAB 1 PENDAHULUAN
A. Latar Belakang............................................ 1
B. Fokus Penelitian..........................................4
C. Tujuan Penelitian....................................... 4
D. Manfaat Penelitian.................................... 5
BAB II PENDIDIKAN DAN KEAGAMAAN PADA MASYARAKAT MULTI ETNIS
A. Penelitian Terdahulu................................. 6
B. Pengertian Profil..........................................8
C. Pendidikan.....................................................9
D. Keagamaan..................................................10
E. Masyarakat..................................................10
F. Multi Etnis....................................................12
G. Pendidikan Islam Damai..........................13
BAB III METODE PENELITIAN
A. Jenis Penelitian.........................................15
B. Lokasi dan Waktu.................................... 16
C. Sumber Data.............................................. 16
D. Teknik Pengumpulan Data.................... 17
E. Teknik Analisis Data................................ 18
F. Teknik Pemeriksaan Keabsahan Data.20
BAB IV PAPARAN DATA DAN PEMBAHASAN
A. Gambaran Umum Lokasi Penelitian....22
B. Paparan Data............................................. 24
C. Pembahasan.............................................. 34
BAB V PENUTUP
A. Kesimpulan................................................64
B. Saran............................................................65
DAFTAR PUSTAKA.........................................66
BAB DAN SUB BAB
A. Latar Belakang
B. Fokus Penelitian
C. Tujuan penelitian
BAB II PENDIDIKAN DAN KEAGAMAAN PADA MASYARAKAT MULTI ETNIS
A. Penelitian Terdahulu
B. Pengertian Profil
C. Pendidikan
D. Keagamaan
E. Masyarakat
F. Multi Etnis
G. Pendidikan Islam Damai
BAB III METODE PENELITIAN
A. Jenis Penelitian
B. Lokasi dan Waktu
C. Sumber Data
D. Teknik Pengumpulan Data
E. Teknik Analisis Data
F. Teknik Pemeriksaan Keabsahan Data
BAB IV PAPARAN DATA DAN PEMBAHASAN
A. Gambaran Umum Lokasi Penelitian
B. Paparan Data
C. Pembahasan
BAB V PENUTUP
A. Kesimpulan
B. Saran
DAFTAR PUSTAKA
1.Muhammad Burhanuddin .2016. Toleransi antar umat beragama islam dan " TRI DHARMA" (studi kasus di desa karang turi kecamatan lasem kabupaten Rembang). Semarang. Universitas Islam Negeri Walisongo Semarang.
2. Muhammad fathurrohman. 2015. Budaya religus dalam peningkatan mutu pendidikan Yogyakarta: kalimedia.
3. Eko handoyo, dkk 2015. Studi masyarakat Indonesia Yogyakarta: penerbit ombak.
4. Eka Hendry AR. 2017. Api Dalam Islam Pontianak. IAIN Pontianak. Press.
5. Eka Hendry AR. 2016. Berbagi peran perdamaian. Pontianak IAIN Pontianak. Press.
6. Mudjia Raharjo. 2011. Memahami (sekali lagi) grounded Research, pulau seribu UIN Maulana Malik Ibrahim Malang (skripsi).
7. Sugiyono. 2013. Metode penelitian kuantitaf kualitatif dan R&D. Bandung: Al: Fabeta.
8. Harun Rasyid. 2000. Metode penelitian kuantitaf dalam bidang ilmu sosial dan agama. Pontianak FKIP Untan.
9. Muhamad Al. Khazandar. 2009. Persaudaraan sesama muslim. Jakarta. Islamic Hourse (jurnal).
10. Abu Bakar. 2015. Konsep Toleransi Dan Kebebasan Beragama. UIN Sultan Syarif Kasim Riau (jurnal).
3. Eko handoyo, dkk 2015. Studi masyarakat Indonesia Yogyakarta: penerbit ombak.
4. Eka Hendry AR. 2017. Api Dalam Islam Pontianak. IAIN Pontianak. Press.
5. Eka Hendry AR. 2016. Berbagi peran perdamaian. Pontianak IAIN Pontianak. Press.
6. Mudjia Raharjo. 2011. Memahami (sekali lagi) grounded Research, pulau seribu UIN Maulana Malik Ibrahim Malang (skripsi).
7. Sugiyono. 2013. Metode penelitian kuantitaf kualitatif dan R&D. Bandung: Al: Fabeta.
8. Harun Rasyid. 2000. Metode penelitian kuantitaf dalam bidang ilmu sosial dan agama. Pontianak FKIP Untan.
9. Muhamad Al. Khazandar. 2009. Persaudaraan sesama muslim. Jakarta. Islamic Hourse (jurnal).
10. Abu Bakar. 2015. Konsep Toleransi Dan Kebebasan Beragama. UIN Sultan Syarif Kasim Riau (jurnal).
10 KUTIPAN
1. Menurut muhammad Burhaudin (2016) penelitian adalah mengetahui stereotep antara umat beragama islam Dan "Rri Dharma".yaitu umat TITD, masih di ragukan nasionalmenya kepada negara ini, sebab masih memagang tradisi dan ciri khas china ,dan menguasai lahar ekonomi.
2.Menurut Muhammad Fathurruhaman (2015-3) menyelesaikan bahwa "pendidikan agama berfungsi mempersiapkan sesoramg menjadi anggota masyarakat yang memahami dan mengamalkan nilai-nilai ajaran agamanya dan/atau menjadi ahli ilmu agama.
3.Menurut Eko Handoyo, dkk(2015:1) mengatakan bahwa: defenisi "masyarakat" sangat beragam .
4.menurut Eka Hendry AR(2017:2) mengatakan bahwa : islam merupakan agama yang memprumuskan nilal-nilal perdamaian, hal tersebut secara eksplisit dapf dijumpai dalam kandungan ayat -ayat Al-quran.
5.Menurut Eka Hendry AR (2016:68) mengatakan bahwa dalam literature barat istilah pendidikan damai bukan merupakan istilah baru. Karena sudah banyak pihak yang membincangkan, menyeimbangkan dan bahkan menulis gagasan dan aksi pendidikan damai.
6.Menurut Mudjla Raharjo (2011:04): Teori yang dihasilkan lewat kerja yang sistematika dan sistematika itu disebut grounded theory ,dan model penelitian disebut grounded research.
7.Menurut Sugiyono (2013:240): Dokumen merupakan catatan peristiwa yang sudah berlalu.
8. Menurut tearun rasyid (2000:42): penarikan kesimpulan merupakan pemahan peneliti, dalam penelitian ini ditiunjukan agar peneliti berusaha untuk mencapai makna dari data yang terkumpul.
9. Menurut Mahmud Muhammad Al-Khazandar (2009:01). Mengatakan bahwa, hubungan antara Cinta dan persaudaraan adalah hubungan yang sangat kuat.
10. Menurut Abu Bakar (2015:01). Mengatakan bahwa, istilah toleransi dalam konteks sosial budaya dan agama berarti sikap dan perbuatan yang melarang adanya terhadap kelompok atau yang berbeda dalam suatu masyarakat, seperti toleransi dalam beragama, dimana kelompok agama yang mayoritas dalama suatu masyarakat, memberikan tempat bagi kelompok agama lain untuk hidup di lingkungannya.
LAMPIRAN FOTO














Tidak ada komentar:
Posting Komentar